Membangun karier membutuhkan arah yang jelas, terutama ketika ingin mengetahui posisi yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan. Rencana lima tahun dapat menjadi salah satu cara untuk memetakan tujuan, kemampuan yang perlu dikembangkan, hingga kebutuhan finansial yang mungkin muncul sepanjang perjalanan karier.
Rencana ini tidak harus bersifat kaku. Perubahan pekerjaan, industri, kondisi ekonomi, atau prioritas pribadi dapat membuat seseorang perlu menyesuaikan kembali target yang telah dibuat.
Tentukan Posisi yang Ingin Dicapai
Langkah pertama adalah menentukan gambaran karier dalam lima tahun ke depan. Posisi yang dituju bisa berupa jenjang jabatan, bidang pekerjaan, spesialisasi tertentu, atau jenis industri yang ingin ditekuni.
Daripada hanya menentukan jabatan, tujuan dapat dibuat lebih spesifik. Misalnya, ingin memiliki keahlian tertentu, menangani jenis proyek tertentu, mendapatkan pengalaman di industri baru, atau memiliki portofolio yang lebih kuat.
Tujuan yang lebih spesifik akan memudahkan proses evaluasi karena perkembangan dapat dilihat dari kemampuan dan pengalaman yang sudah diperoleh.
Bagi Target Menjadi Beberapa Tahap
Rencana lima tahun akan lebih mudah dijalankan jika dibagi menjadi target yang lebih pendek. Misalnya, tahun pertama dapat difokuskan pada pengembangan keterampilan dan pengalaman, kemudian dilanjutkan dengan peningkatan tanggung jawab pada tahun berikutnya.
Memasuki tahun ketiga dan keempat, target dapat diarahkan pada spesialisasi atau pengalaman yang lebih relevan dengan tujuan jangka panjang. Pada tahun kelima, evaluasi dapat dilakukan untuk melihat apakah posisi dan kemampuan yang dimiliki sudah mendekati target awal.
Pembagian tersebut hanya contoh. Setiap orang dapat membuat tahapan berdasarkan kondisi pekerjaan dan tujuan masing-masing.
Hitung Kebutuhan Finansial
Rencana karier juga dapat dikaitkan dengan kondisi keuangan. Pengembangan kemampuan mungkin membutuhkan biaya untuk mengikuti kursus, sertifikasi, membeli perangkat kerja, atau menghadiri kegiatan profesional.
Selain itu, perubahan karier terkadang membutuhkan persiapan dana untuk menghadapi periode transisi. Karena itu, penting untuk memisahkan dana berdasarkan kebutuhan dan jangka waktunya.
Dana untuk kebutuhan sehari-hari sebaiknya tetap mudah diakses. Sementara itu, dana yang memang tidak diperlukan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada instrumen simpanan sesuai kebutuhan dan karakteristik produknya.
Sesuaikan Pilihan Simpanan dengan Target
Jika sudah memiliki dana yang dialokasikan untuk tujuan tertentu, jangka waktu penggunaannya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih produk simpanan.
Deposito, misalnya, merupakan simpanan berjangka dengan periode tertentu. Dana deposito ditempatkan untuk jangka waktu tertentu sesuai tenor yang dipilih. Nasabah perlu memahami ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo sebelum melakukan penempatan dana.
Pilihan tenor dapat dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan waktu penggunaan dana. Untuk target yang sudah memiliki waktu penggunaan yang lebih jelas, tenor deposito dapat menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.
Deposito Bank dengan Layanan Digital
Perkembangan layanan perbankan digital membuat pembukaan deposito dapat dilakukan melalui aplikasi. Salah satunya adalah Deposito WOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.
Deposito WOW memiliki bunga kompetitif* dengan minimum penempatan Rp100.000. Pilihan tenornya mulai dari 7 hari, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan.
***
Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito.
*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.
Jika ingin mulai menggunakan Deposito WOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito WOW di website resmi Bank Neo Commerce.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
