{"id":43279,"date":"2026-04-17T18:02:22","date_gmt":"2026-04-17T09:02:22","guid":{"rendered":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=43279"},"modified":"2026-04-17T18:02:22","modified_gmt":"2026-04-17T09:02:22","slug":"nilai-transaksi-sppa-melonjak-4616-bri-danareksa-sekuritas-jadi-sekuritas-teraktif-di-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=43279","title":{"rendered":"Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025"},"content":{"rendered":"<p>Perdagangan obligasi di pasar sekunder sepanjang 2025 mencatat lonjakan signifikan, dengan nilai transaksi melalui SPPA mencapai Rp1.382 triliun atau tumbuh 461,6% yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh kenaikan RNTH obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing sebesar 12% dan 74%, mencerminkan semakin aktifnya partisipasi pelaku pasar serta pergeseran menuju mekanisme transaksi yang lebih transparan dan efisien. Secara fundamental, pasar obligasi Indonesia tetap solid, didukung outstanding SBN yang melampaui Rp6.400 triliun dan total emisi obligasi serta sukuk lebih dari Rp160 triliun sepanjang tahun.<\/p>\n<p>Sejalan dengan dinamika tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatatkan kinerja unggul di bisnis fixed income dan meraih penghargaan Most Active Securities Firm pada SPPA Awards 2025. Sepanjang tahun, BRIDS membukukan transaksi obligasi pemerintah sebesar Rp275 triliun dan obligasi korporasi Rp49 triliun, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar obligasi domestik serta komitmennya dalam mendukung likuiditas dan pendalaman pasar.<\/p>\n<p><b>Jakarta, 17 April 2026<\/b> \u2013 Perdagangan obligasi<br \/>\ndi pasar sekunder mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2025, seiring<br \/>\nmeningkatnya pemanfaatan infrastruktur pasar yang disediakan regulator. Nilai<br \/>\ntransaksi melalui Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) tercatat<br \/>\nmencapai Rp1.382 triliun, atau tumbuh 461,6% dibandingkan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Peningkatan ini<br \/>\nturut diikuti oleh pertumbuhan Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH), di mana<br \/>\nobligasi pemerintah dan korporasi masing-masing meningkat sebesar 12% dan 74%<br \/>\ndibandingkan 2024. Lonjakan tersebut mencerminkan semakin aktifnya partisipasi<br \/>\npelaku pasar, khususnya institusi, serta pergeseran menuju mekanisme transaksi<br \/>\nyang lebih transparan dan efisien.\u00a0<\/p>\n<p>Kondisi ini<br \/>\ndidukung oleh meningkatnya kebutuhan pengelolaan likuiditas, strategi<br \/>\ndiversifikasi portofolio, serta semakin beragamnya instrumen obligasi dengan<br \/>\nprofil risiko dan imbal hasil yang kompetitif. Hal ini mendorong frekuensi dan<br \/>\nvolume transaksi di pasar sekunder terus bertumbuh.<\/p>\n<p>Secara<br \/>\nfundamental, pasar obligasi Indonesia juga menunjukkan ketahanan yang solid.<br \/>\nNilai outstanding Surat Berharga Negara (SBN) telah melampaui Rp6.400 triliun,<br \/>\nsementara aktivitas penerbitan obligasi dan sukuk sepanjang 2025 tetap terjaga<br \/>\ndengan total emisi lebih dari Rp160 triliun. Hal ini menegaskan peran strategis<br \/>\npasar obligasi sebagai sumber pembiayaan sekaligus instrumen investasi utama di<br \/>\npasar keuangan domestik.<\/p>\n<p>Seiring dengan<br \/>\nmeningkatnya aktivitas tersebut, peran perantara perdagangan menjadi semakin<br \/>\nkrusial dalam menjaga kelancaran transaksi antar pelaku pasar. SPPA yang<br \/>\ndikembangkan oleh Bursa Efek Indonesia kini semakin menjadi kanal utama bagi<br \/>\ntransaksi obligasi antar institusi, dengan proses pembentukan harga yang lebih<br \/>\ntransparan dan efisien.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bridanareksasekuritas.co.id\/\">Merespons<br \/>\ndinamika tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)<\/a> berhasil mencatatkan<br \/>\nkinerja unggul di bisnis <i>fixed income<\/i> sepanjang 2025, dan meraih<br \/>\npenghargaan sebagai <i>Most Active Securities Firm<\/i> untuk transaksi <i>fixed<br \/>\nincome<\/i> dalam ajang SPPA Awards 2025 yang diselenggarakan oleh <a href=\"https:\/\/idx.co.id\/id\">Bursa Efek<br \/>\nIndonesia (BEI).<\/a><\/p>\n<p>Penghargaan ini<br \/>\ndiberikan kepada perusahaan sekuritas dengan total nilai <i>matched transaction<\/i><br \/>\nterbesar, yang mencakup seluruh mekanisme transaksi dan instrumen, termasuk<br \/>\ntransaksi obligasi dan REPO. Sebelumnya, pada 2024, BRIDS juga meraih<br \/>\npenghargaan sebagai <i>Most Active RFO Trader<\/i> dan <i>Most Active Securities<br \/>\nFirm<\/i>, yang semakin memperkuat rekam jejak perusahaan dalam industri ini.<\/p>\n<p><b>Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria<\/b>, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya peran<br \/>\nperusahaan dalam mendukung likuiditas pasar obligasi nasional.<\/p>\n<p>\u201cLonjakan<br \/>\naktivitas di SPPA menunjukkan bahwa pelaku pasar semakin mengandalkan mekanisme<br \/>\ntransaksi yang lebih transparan dan efisien. BRIDS melihat ini sebagai momentum<br \/>\nuntuk terus memperkuat peran kami dalam memperdalam pasar obligasi domestik,\u201d<br \/>\nujar Fifi.<\/p>\n<p>Sepanjang 2025,<br \/>\nBRIDS mencatatkan nilai transaksi obligasi pemerintah sebesar Rp275 triliun dan<br \/>\nobligasi korporasi sebesar Rp49 triliun. Kinerja ini semakin mengokohkan posisi<br \/>\nBRIDS sebagai salah satu penyedia layanan obligasi terdepan di pasar modal Indonesia.<\/p>\n<p>Ke depan, BRIDS<br \/>\nmelihat potensi pertumbuhan transaksi obligasi akan tetap kuat, seiring<br \/>\nmeningkatnya kebutuhan pembiayaan serta strategi investasi berbasis fixed<br \/>\nincome di tengah dinamika pasar dan suku bunga. Perusahaan akan terus<br \/>\nmemperkuat kapabilitas bisnis dan jaringan distribusi untuk mengoptimalkan<br \/>\nperannya dalam memfasilitasi transaksi pasar obligasi di Indonesia.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/5106d236-5315-4a8d-b6b0-f194d25e5130\/25aabad8-e868-4f59-9fa6-98eff1a890cf\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perdagangan obligasi di pasar sekunder sepanjang 2025 mencatat lonjakan signifikan, dengan nilai transaksi melalui SPPA mencapai Rp1.382 triliun atau tumbuh 461,6% yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh kenaikan RNTH obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing sebesar 12% dan 74%, mencerminkan semakin aktifnya partisipasi pelaku pasar serta pergeseran menuju mekanisme transaksi yang lebih transparan dan efisien. Secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43280,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-43279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43279"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43279\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/43280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}