{"id":36573,"date":"2025-12-07T01:39:03","date_gmt":"2025-12-06T16:39:03","guid":{"rendered":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=36573"},"modified":"2025-12-07T01:39:03","modified_gmt":"2025-12-06T16:39:03","slug":"kementerian-pu-pastikan-pemulihan-tujuh-ruas-jalan-utama-di-lintas-timur-barat-dan-tengah-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=36573","title":{"rendered":"Kementerian PU Pastikan Pemulihan Tujuh Ruas Jalan Utama di Lintas Timur, Barat, dan Tengah Aceh"},"content":{"rendered":"<p><!DOCTYPE html><br \/>\n<html><\/p>\n<div>\n<p>Jakarta, 6 Desember 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Aceh yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor. Fokus utama saat ini adalah memulihkan konektivitas pada sejumlah ruas utama di jalur Lintas Timur, Lintas Barat, dan Lintas Tengah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta pemulihan aktivitas sosial ekonomi warga terdampak sesegera mungkin.<\/p>\n<p>Guna<br \/>\nmenjalankan upaya tersebut, Kementerian PU telah memobilisasi dan mengalihkan<br \/>\nalat berat dari berbagai proyek infrastruktur terdekat. Tujuannya agar<br \/>\npembukaan akses jalan yang tertimbun material longsor maupun banjir berlangsung<br \/>\nlebih cepat, sekaligus memitigasi risiko masalah sosial akibat terhambatnya<br \/>\npasokan kebutuhan pokok.<\/p>\n<p>Menteri<br \/>\nPekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan<br \/>\ndarurat ini. Menurutnya, pemulihan akses transportasi adalah kunci sebelum<br \/>\nmelangkah ke tahap perbaikan permanen.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/b454295c-abee-4371-8dc5-ab436fe82f52\/public\" alt=\"Image\"><\/p>\n<p>&ldquo;Pascabencana<br \/>\nbanjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan<br \/>\nkembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara<br \/>\nlebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,&rdquo; ujar<br \/>\nMenteri Dody Hanggodo.<\/p>\n<p>Berdasarkan<br \/>\ndata lapangan, kondisi jalur Lintas Timur Aceh saat ini relatif kondusif dan<br \/>\ntidak menghadapi kendala signifikan. Meskipun terdapat dua jembatan yang sempat<br \/>\nterputus, proses perbaikan tengah dikebut dengan target penyelesaian pada 12<br \/>\nDesember 2025.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/5580cf4b-91b4-4613-b6e0-57421de0e313\/public\" alt=\"Image\"><\/p>\n<p>Sejumlah ruas<br \/>\nvital di Lintas Timur, meliputi ruas Lhokseumawe&ndash;Aceh Utara hingga Langsa,<br \/>\nLangsa&ndash;Kuala Simpang, serta Kuala Simpang&ndash;Batas Provinsi Sumatera Utara, sudah<br \/>\nkembali terhubung. Sejak 3 Desember 2025, jalur ini telah fungsional dan dapat<br \/>\ndilalui oleh seluruh jenis kendaraan. Kendati demikian, petugas di lapangan<br \/>\nmasih terus melakukan pembersihan sedimen dan sisa material banjir untuk<br \/>\nmengembalikan kondisi jalan yang optimal.<\/p>\n<p>Sementara itu,<br \/>\npenanganan intensif juga dilakukan di Lintas Barat Aceh. Kementerian PU melalui<br \/>\nBalai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan sejumlah ruas di jalur<br \/>\nini telah kembali fungsional. Fokus pekerjaan saat ini adalah pembersihan<br \/>\nmaterial longsoran di beberapa titik rawan demi menjamin keselamatan dan<br \/>\nkenyamanan para pengguna jalan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/87f74762-8482-4c6f-b5b5-5c11a280ebd2\/public\" alt=\"Image\"><\/p>\n<p>Di sisi lain,<br \/>\ntantangan terberat berada di jalur Lintas Tengah Aceh. Kerusakan infrastruktur<br \/>\ndi wilayah ini cukup masif. Tercatat ada 13 jembatan yang terputus serta badan<br \/>\njalan yang tergerus aliran sungai, khususnya pada akses menuju wilayah Takengon<br \/>\ndan sekitarnya.<\/p>\n<p>Menyikapi<br \/>\nkondisi tersebut, Kementerian PU memprioritaskan pemasangan jembatan&nbsp;<i>bailey<\/i>&nbsp;secara bertahap dan penanganan darurat<br \/>\npada badan jalan yang amblas.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/645bca0c-781d-4049-9f25-86fa533e9b95\/public\" alt=\"Image\"><\/p>\n<p>Saat ini,<br \/>\nbeberapa ruas di Lintas Tengah sudah dapat dilalui meski dengan kondisi<br \/>\nterbatas. Ruas Simpang Uning&ndash;Blangkejeren baru dapat diakses oleh kendaraan<br \/>\nroda dua. Sedangkan untuk ruas Genting Gerbang&ndash;Celala&ndash;Batas Aceh Tengah\/Nagan<br \/>\nRaya, akses masih menunggu penyelesaian jalur menuju Jembatan Kr. Beutong yang<br \/>\nditargetkan rampung pada 17 Desember 2025 mendatang.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/b4cf90a3-0af9-4803-8924-bc5c53e1ca27\/public\" alt=\"Image\"><\/p>\n<p>Kementerian PU<br \/>\nmemastikan seluruh sumber daya dikerahkan agar pemulihan tujuh ruas jalan utama<br \/>\ndi Lintas Timur, Barat, dan Tengah Aceh dapat segera tuntas, sehingga roda<br \/>\nperekonomian masyarakat Aceh dapat kembali berputar normal.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari &ldquo;Setahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak&rdquo; dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<\/div>\n<p><\/html><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 6 Desember 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Aceh yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor. Fokus utama saat ini adalah memulihkan konektivitas pada sejumlah ruas utama di jalur Lintas Timur, Lintas Barat, dan Lintas Tengah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi logistik, mobilitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36573","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36573"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36573\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}