{"id":32570,"date":"2025-10-22T13:32:03","date_gmt":"2025-10-22T04:32:03","guid":{"rendered":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=32570"},"modified":"2025-10-22T13:46:03","modified_gmt":"2025-10-22T04:46:03","slug":"kementerian-pu-akselerasi-penyelesaian-15-bendungan-untuk-perkuat-kedaulatan-pangan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=32570","title":{"rendered":"Kementerian PU Akselerasi Penyelesaian 15 Bendungan untuk Perkuat Kedaulatan Pangan Nasional"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 22 Oktober 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen terus mempercepat penyelesaian 15 bendungan yang tengah dibangun (on going) pada tahun anggaran 2025. Langkah percepatan ini diambil guna memperkuat ketahanan air dan pangan nasional. <\/p>\n<p>Pembangunan kelimabelas bendungan<br \/>\ntersebut merupakan bagian dari upaya implementasi program pemerintah dalam<br \/>\nmenjamin ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan<br \/>\nproduktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan, sebagaimana<br \/>\ntertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pilar<br \/>\nKedaulatan Pangan dan Energi Nasional.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/cef83907-df70-4fa6-8dc8-a428b51a6809\/public\" alt=\"Baju Abu \u2013 Bapak Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody<br \/>\nHanggodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bendungan harus berjalan<br \/>\nselaras dengan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang fungsional.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan<br \/>\nbendungan harus dibarengi dengan pembangunan saluran konektivitas dan jaringan<br \/>\nirigasi. Dengan suplai air yang berkelanjutan, produktivitas pertanian dapat<br \/>\nmeningkat, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Pembangunan<br \/>\nkelimabelas bendungan tersebut ditargetkan tuntas sebelum tahun 2029 dengan<br \/>\ntotal kebutuhan anggaran mencapai Rp47,84 triliun. Melalui penyelesaian<br \/>\nbendungan-bendungan ini, potensi layanan irigasi diproyeksikan meningkat secara<br \/>\nsignifikan dari 184.515 hektare menjadi 263.055 hektare. Peningkatan layanan<br \/>\nini diharapkan turut memperluas luas tanam dari 277.775 hektare menjadi 483.163<br \/>\nhektare.<\/p>\n<p>Lebih<br \/>\nlanjut, ketersediaan air irigasi yang kontinu dari bendungan juga akan<br \/>\nmendorong peningkatan produktivitas hasil panen dari 1,4 juta ton menjadi 2,34<br \/>\njuta ton per tahun. Selain itu, Indeks Pertanaman (IP) diharapkan naik dari<br \/>\n150% menjadi 262%, sehingga petani yang semula hanya menanam sekali setahun<br \/>\ndapat menanam dua hingga tiga kali dalam setahun.<\/p>\n<p>Adapun<br \/>\n15 bendungan yang tengah dibangun meliputi Bendungan Tiga Dihaji (Sumatera<br \/>\nSelatan), Cibeet dan Cijurey (Jawa Barat), Bener, Karangnongko, Jragung, Cabean<br \/>\n(Jawa Tengah), Bagong (Jawa Timur), Manikin dan Mbay (NTT), Jenelata (Sulawesi<br \/>\nSelatan), Way Apu (Maluku), Budong-Budong (Sulawesi Barat), Riam Kiwa<br \/>\n(Kalimantan Selatan), dan Bulango Ulu (Gorontalo).<\/p>\n<p>Selain<br \/>\nmembangun bendungan, Kementerian PU juga memastikan keterhubungan antara<br \/>\nbendungan sebagai tampungan air dengan sistem irigasinya untuk terus diperkuat<br \/>\nmelalui sistem irigasi primer, sekunder, hingga tersier langsung ke lahan<br \/>\npertanian.<\/p>\n<p>Saat<br \/>\nini, teridentifikasi 2 Daerah Irigasi (DI) yang membutuhkan pembangunan saluran<br \/>\nkonektivitas dari outlet bendungan, yakni DI Budong-Budong di Sulawesi Barat<br \/>\ndan DI Way Apu di Maluku. Total panjang jaringan yang dibutuhkan sekitar 12,64<br \/>\nkm untuk mengairi lahan seluas 400 ha.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/909ac3af-e97b-485d-95b8-7ae25217624d\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Selain<br \/>\nitu, terdapat 3 daerah irigasi yang sudah terkoneksi namun memerlukan<br \/>\npembangunan lanjutan, yaitu DI Bulango Ulu (Gorontalo), DI Jragung Kompleks<br \/>\n(Jawa Tengah), dan DI Komering (Sumatera Selatan) dengan total kebutuhan<br \/>\npanjang saluran 90,67 km yang melayani 35.339 ha. Sementara itu, 15 daerah<br \/>\nirigasi lainnya membutuhkan rehabilitasi dan peningkatan jaringan sepanjang<br \/>\n210,32 km untuk mendukung layanan irigasi seluas 15.292 ha.<\/p>\n<p>Hingga<br \/>\n7 Oktober 2025, sebanyak 10 dari 15 bendungan telah mencapai progres konstruksi<br \/>\ndi atas 60%. Capaian progres tertinggi tercatat pada Bendungan Way Apu di<br \/>\nMaluku sebesar 94,59%. Bendungan Way Apu dibangun untuk mendukung ketahanan air<br \/>\ndan pangan di Provinsi Maluku dengan kapasitas tampungan 50,05 juta m3, dan<br \/>\nluas genangan 273,79 ha dengan potensi irigasi seluas 10.562 ha.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/d94a05d5-6b2c-420a-9b2e-03c7aa92c92f\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211;<br \/>\nBerdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 22 Oktober 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen terus mempercepat penyelesaian 15 bendungan yang tengah dibangun (on going) pada tahun anggaran 2025. Langkah percepatan ini diambil guna memperkuat ketahanan air dan pangan nasional. Pembangunan kelimabelas bendungan tersebut merupakan bagian dari upaya implementasi program pemerintah dalam menjamin ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32572,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-32570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32570"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32571,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32570\/revisions\/32571"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}