{"id":22237,"date":"2025-07-04T12:25:00","date_gmt":"2025-07-04T03:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=22237"},"modified":"2025-07-04T12:48:41","modified_gmt":"2025-07-04T03:48:41","slug":"sekolah-di-kabupaten-rote-ndao-ntt-berhasil-memenangkan-kompetisi-sekolah-tersehat-paling-bergengsi-se-asia-pasifik-yang-diselenggarakan-oleh-aia-group","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/orientpresswire.com\/?p=22237","title":{"rendered":"Sekolah di Kabupaten Rote Ndao NTT Berhasil Memenangkan Kompetisi Sekolah Tersehat Paling Bergengsi Se-Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh AIA Group"},"content":{"rendered":"<p> <img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/13084ab4-e944-4d31-ddde-a868d77d2800\/public\" alt=\"Foto Bersama UPTD SD Negeri Papela Indonesia di acara seremoni pemberian penghargaan Kompetisi Sekolah Tersehat AIA 2025\" \/><\/p>\n<p><b>Kompetisi Sekolah<br \/>\nTersehat AIA adalah ajang penghargaan paling bergengsi di Asia-Pasifik yang<br \/>\nditujukan kepada sekolah-sekolah yang berhasil mentransformasi Masalah \u00a0kesehatan para siswanya.<\/b><\/p>\n<p>Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar Negeri<br \/>\nPapela, sebuah sekolah dasar di Kabupaten Rote Ndao NTT berhasil memenangkan<br \/>\nKompetisi Sekolah Tersehat AIA 2025 dan menerima hadiah sebesar 40.000 dolar<br \/>\nAS. Penghargaan bergengsi ini didapatkan atas keberhasilannya dalam mengatasi<br \/>\npermasalahan literasi rendah\/<i>low literacy<\/i> dan inovasinya dalam mengubah<br \/>\nsampah menjadi peralatan sekolah. <\/p>\n<p>Kini memasuki tahun ketiga, Kompetisi Sekolah Tersehat<br \/>\nAIA yang diinisiasi oleh AIA Group mengadakan kompetisi bagi sekolah yang berhasil<br \/>\nmelakukan transformasi atau perubahan nyata bagi permasahalahan kesehatan para siswanya.<br \/>\nPenghargaan yang diadakan oleh AIA Group ini merupakan ajang paling bergengsi<br \/>\ndi Asia-Pasifik <\/p>\n<p>UPTD SD Negeri Papela berhasil mengungguli ratusan pendaftar<br \/>\ndari berbagai negara di Asia Asia-Pasifik. Pengumuman pemenang Regional dilakukan<br \/>\npada sebuah upacara yang diadakan di Da Nang, Vietnam, 3 Juli 2025.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/f2551f79-958b-4b58-47a5-e277f3023d00\/public\" alt=\"Kegiatan siswa SD Negeri Papela memanfaatkan botol plastik bekas di pekarangan sekolah\" \/><\/p>\n<p>UPTD SD Negeri Papela adalah sekolah dasar yang terletak<br \/>\ndi pulau terpencil Rote Ndao di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.<br \/>\nDihadapkan dengan masalah sampah yang serius dan tingkat literasi yang rendah,<br \/>\nsekolah ini meluncurkan inisiatif bernama &#8216;Ecolitera: Sampah Bercerita&#8217; untuk<br \/>\nmengubah sampah sehari-hari menjadi alat pendidikan sekaligus mengajar siswa<br \/>\ndan komunitas yang lebih luas tentang keberlanjutan.<\/p>\n<p>Melalui Ecolitera, siswa mengumpulkan sampah plastik<br \/>\ndengan imbalan perlengkapan sekolah, menggunakan bahan daur ulang untuk membuat<br \/>\npapan baca, dan membangun perabot kelas dari botol berisi plastik yang dikenal<br \/>\nsebagai <i>ecobrick<\/i>. Ban bekas didaur<br \/>\nulang menjadi pot tanaman untuk menanam tanaman bergizi dengan dukungan dari<br \/>\nklinik kesehatan setempat. Kemudian, sampah organik diubah menjadi <i>eco-enzyme<\/i>, pupuk alami yang dibagikan<br \/>\nkepada para petani.<\/p>\n<p>Proyek ini telah membuat dampak besar. Hampir semua<br \/>\nsiswa kini memilah sampah mereka, dan sebagian besar orang tua mempraktikkan<br \/>\ndaur ulang di rumah. Keterampilan membaca dan menulis telah meningkat sebesar<br \/>\n70%, dan lebih dari 450 <i>ecobrick<\/i>\u00a0telah<br \/>\ndibuat. Taman sekolah mendukung pendidikan kesehatan, dan produksi <i>eco-enzyme<\/i>\u00a0telah memberikan manfaat<br \/>\nbagi 24 petani.<\/p>\n<p>Ecolitera telah menyatukan siswa, guru, dan keluarga,<br \/>\ndan kini diakui oleh pemerintah daerah sebagai model perintis. Ini menunjukkan<br \/>\nbagaimana kreativitas dan semangat komunitas dapat mengubah tantangan menjadi<br \/>\npeluang untuk masa depan yang lebih sehat dan lebih cerdas.<\/p>\n<p><b>Pemenang AIA<br \/>\nOutstanding Mental Wellbeing Award<\/b><\/p>\n<p>Selain itu, SMP Negeri 43 Kota Bandung Jawa Barat<br \/>\nberhasil memenangkan AIA Outstanding Mental Wellbeing Award dan mendapatkan<br \/>\nhadiah senilai 15.000 dolar AS. Capaian ini diraih atas inisiatif projek yang<br \/>\ndilakukan oleh siswa di sana untuk mengatasi masalah perundungan dan kesehatan<br \/>\nmental melalui aplikasi seluler yang dimodifikasi.<\/p>\n<p>SMP Negeri 43 Bandung melayani lebih dari 975 siswa di<br \/>\njantung Kota Bandung. Sekolah ini meluncurkan aplikasi &#8216;Bejakeun.&#8217; sebagai<br \/>\ninisiatif menciptakan rasa \u201caman dan bahagia&#8217; bagi para siswanya. Aplikasi ini<br \/>\nbertujuan untuk mengatasi meningkatnya kekhawatiran seputar perundungan dan<br \/>\nkesehatan mental. Di daerah padat penduduk di mana 30% siswa mengalami<br \/>\nkecemasan atau depresi, sekolah ini mengambil pendekatan <i>digital-first<\/i>.<\/p>\n<p>Siswa dan guru bersama-sama mengembangkan aplikasi<br \/>\nseluler &#8216;Bejakeun&#8217; yang berarti &#8216;berbicara&#8217; dalam bahasa Sunda &#8212; untuk<br \/>\nmemungkinkan laporan anonim tentang perundungan. Aplikasi ini didukung oleh<br \/>\nberbagai kegiatan pengembangan emosional dan spiritual, termasuk pelatihan ESQ<br \/>\n(Emotional &amp; Spiritual Quotient), doa mingguan bersama, kampanye anti-perundungan<br \/>\nyang dipimpin teman sebaya, dan jangkauan media sosial.<\/p>\n<p>Inisiatif yang dipimpin oleh Tim Pencegahan dan<br \/>\nPenanganan Kekerasan (TPPK) sekolah, melibatkan guru, siswa, dan orang tua.<br \/>\nKegiatan ini menjangkau 975 siswa, dan sebanyak 28 guru wali kelas dan 15 staf<br \/>\nTPPK jujga aktif terlibat.<\/p>\n<p>Hasilnya, terdapat peningkatan kepercayaan diri siswa,<br \/>\nempati, dan suasana kelas, bersamaan dengan berkurangnya kasus perundungan.<br \/>\nOrang tua dan guru telah melaporkan peningkatan yang nyata dalam kesejahteraan<br \/>\nsiswa.<\/p>\n<p>Kompetisi Sekolah Tersehat AIA mendorong gaya hidup<br \/>\naktif, kesejahteraan mental, kesehatan dan keberlanjutan, serta kebiasaan makan<br \/>\nsehat di kalangan siswa sekolah dasar dan menengah di seluruh Asia-Pasifik. Seperti<br \/>\ndiketahui, tantangan kesehatan yang dihadapi kaum muda di kawasan Asia Pasifik<br \/>\nsemakin meningkat, Program Sekolah Tersehat AIA menyediakan platform bagi<br \/>\nsekolah-sekolah untuk menampilkan dampak-dampak yang sudah telah dihasilkan<br \/>\ndengan tujuan menginspirasi sekolah lain.<\/p>\n<p>Stuart A. Spencer, Ketua Juri Kompetisi Sekolah Tersehat<br \/>\nAIA dan Chief Marketing Officer AIA Group Stuart A. Spencer mengatakan, &#8220;Kompetisi<br \/>\nSekolah Tersehat AIA adalah tentang memberikan pengakuan terhadap kegiatan luar<br \/>\nbiasa dan gerakan yang memicu dan menciptakan dampak positif yang jauh<br \/>\nmelampaui apa yang dilakukan para siswa di kelas. Program ini adalah<br \/>\nmanifestasi kuat dari tujuan kami untuk membantu orang-orang dalam menjalani<br \/>\nhidup yang lebih sehat, panjang umur, dan hidup yang lebih baik.\u201d<\/p>\n<p>&#8220;Selamat kepada seluruh pemenang regional, UPTD SD<br \/>\nNegeri Papela dari Indonesia, dan kepada semua pemenang kategori kami yang luar<br \/>\nbiasa, termasuk SMP Negeri 43 Bandung. Kesuksesan dan pertumbuhan program ini<br \/>\nadalah penghargaan atas komitmen luar biasa dari sekolah, guru, orang tua, dan kementerian<br \/>\npendidikan. Bersama-sama, kita membentuk masa depan yang lebih sehat untuk<br \/>\ngenerasi berikutnya,\u201d tambah Stuart.<\/p>\n<p>Pada sambutannya di acara penghargaan, AIA Group Chief<br \/>\nExecutive and President Lee Yuan Siong mengatakan,\u201d Kami meluncurkan program<br \/>\nSekolah Tersehat AIA karena kami melihat bahwa anak-anak menghadapi masalah<br \/>\nkesehatan yang begitu cepat; diabetes,\u00a0<br \/>\nhipertensi, kecemasan, dan obesitas. Di sisi lain, kami juga melihat hal<br \/>\nlain, yaitu keinginan untuk menciptakan perubahan nyata dan bermakna. Dari<br \/>\npenelitian yang kami lakukan pada tahun 2024, 94% siswa mengatakan kepada kami<br \/>\nbahwa mereka sekarang lebih memahami bagaimana menjalani hidup sehat dan 88%<br \/>\nterlibat dalam percakapan tentang kesehatan di rumah dan dengan<br \/>\nteman-teman.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan sekedar statistik. Ini adalah kehidupan<br \/>\nyang meningkat secara <i>real time<\/i>. Ini<br \/>\nadalah benih perubahan yang ditanam oleh Anda, dan tumbuh di sekolah-sekolah di<br \/>\nseluruh kawasan Asia Pasifik. Setiap finalis malam ini telah melakukan sesuatu<br \/>\nyang luar biasa. Mereka telah menghidupkan kesehatan dan kesejahteraan dengan<br \/>\ncara yang sesuai dengan siswa, budaya, dan komunitas mereka.&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p><b>Tentang Kompetisi<br \/>\nSekolah Tersehat AIA:<\/b><\/p>\n<p>Sejak diluncurkan, kompetisi ini telah berkembang pesat,<br \/>\ntumbuh dari empat menjadi delapan partisipan: Australia, Hong Kong, Thailand,<br \/>\nVietnam, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Sri Lanka. Peserta diminta untuk<br \/>\nmerinci proyek kesehatan dan kesejahteraan yang mereka jalankan, bagaimana<br \/>\nmereka mewujudkannya, dan perbedaan yang dibuatnya bagi komunitas sekolah<br \/>\nmereka.<\/p>\n<p>Selama April dan Mei 2025, terdapat 16 pemenang &#8212; satu<br \/>\nsekolah dasar dan satu sekolah menengah di masing-masing delapan pasar yang<br \/>\nberpartisipasi &#8212; dipilih berdasarkan kekuatan proyek kesehatan dan kesejahteraan<br \/>\nyang mereka kirimkan.<\/p>\n<p>Pada tanggal 3 Juli, UPTD SD Negeri Papela di Indonesia<br \/>\nterpilih sebagai pemenang keseluruhan pan-Asia-Pasifik untuk menerima hadiah<br \/>\nsenilai 40.000 dolar AS yang harus dihabiskan untuk inisiatif kesehatan yang<br \/>\ndijalankan oleh sekolah.<\/p>\n<p>Selain itu,terdapat empat kategori penghargaan lain<br \/>\nturut diberikan. AIA Outstanding Healthy Eating Award diberikan kepada Happy<br \/>\nHollow National High School di Filipina; AIA Outstanding Active Lifestyles<br \/>\nAward diberikan kepada Jaffna Hindu College di Sri Lanka; AIA Outstanding<br \/>\nMental Wellbeing Award diberikan kepada SMP Negeri 43 Bandung di Indonesia; dan<br \/>\nAIA Outstanding Health &amp; Sustainability Award diberikan kepada Tessaban 1<br \/>\nKittikachorn di Thailand. Setiap pemenang kategori menerima hadiah US$15.000.<\/p>\n<p>Pada Februari 2022, AIA menetapkan ambisi untuk<br \/>\nmelibatkan satu miliar orang untuk menjalani hidup sehat, panjang umur, dan<br \/>\nlebih baik di tahun 2030 melalui inisiatif AIA One Billion. Kompetisi Sekolah<br \/>\nTersehat AIA berkontribusi pada tujuan ini karena melibatkan, menginspirasi,<br \/>\ndan mendidik komunitas untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kompetisi Sekolah Tersehat AIA adalah ajang penghargaan paling bergengsi di Asia-Pasifik yang ditujukan kepada sekolah-sekolah yang berhasil mentransformasi Masalah \u00a0kesehatan para siswanya. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar Negeri Papela, sebuah sekolah dasar di Kabupaten Rote Ndao NTT berhasil memenangkan Kompetisi Sekolah Tersehat AIA 2025 dan menerima hadiah sebesar 40.000 dolar AS. Penghargaan bergengsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22239,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-22237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22237"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22238,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22237\/revisions\/22238"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/orientpresswire.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}